Surabaya - Penemuan mayat wanita yang mengegerkan kampus Unesa Lidah
Wetan, Surabaya, terkumpul sejumlah bukti baru.
Diantaranya, korban
yang diketahui bernama Ayu Cahyawati (sebelumnya Tania Eka
Damayanti,red) warga Jalan Purwodadi GG 2 No 18 Surabaya. Wanita yang
lahir 21 tahun silam ini juga diketahui mempunyai dua orang suami atau
poliandri.
"Korban diketahui bernama Ayu, bukan Tania. Dari data yang digali pihak kepolisian juga menemukan bahwa dia (korban,red) bersuami dua," ujar Kasubaghumas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Senin (23/4) ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya.
Sementara itu, dalam pengembangan kasus ditemukan juga berupa tas milik salah satu rekan korban yaitu Tania, yang pada saat itu berboncengan dengan korban, beserta salah satu kawannya yang belum jelas identitasnya.
"Memang ditemukan sebuah tas dan dari data yang didapat pada waktu di TKP ialah Tania. Namun, dalam pengembangannya, ternyata Ayu sebagai korban," imbuh polisi dengan Melati satu dipundaknya.
Saat ini pemeriksaan saksi-saksi guna pengembangan kasus masih dilakukan pihak Polrestabes Surabaya, serta pengembangan motif pembunuhan. Mayat korban juga telah dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, guna melakukan otopsi terhadap korban.
"Dari data yang telah dihimpun pihak polisi akan mencari cerita dan menggali motif kejadian pembunuhan ini. Serta diharapkan motif pelaku cepat terungkap," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan Unesa Lidah Wetan, Senin (23/04) pagi, geger. Pasalnya sesosok mayat perempuan ditemukan di jalan setapak sekitar kompleks kampus.aan(ref)
"Korban diketahui bernama Ayu, bukan Tania. Dari data yang digali pihak kepolisian juga menemukan bahwa dia (korban,red) bersuami dua," ujar Kasubaghumas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, Senin (23/4) ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya.
Sementara itu, dalam pengembangan kasus ditemukan juga berupa tas milik salah satu rekan korban yaitu Tania, yang pada saat itu berboncengan dengan korban, beserta salah satu kawannya yang belum jelas identitasnya.
"Memang ditemukan sebuah tas dan dari data yang didapat pada waktu di TKP ialah Tania. Namun, dalam pengembangannya, ternyata Ayu sebagai korban," imbuh polisi dengan Melati satu dipundaknya.
Saat ini pemeriksaan saksi-saksi guna pengembangan kasus masih dilakukan pihak Polrestabes Surabaya, serta pengembangan motif pembunuhan. Mayat korban juga telah dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, guna melakukan otopsi terhadap korban.
"Dari data yang telah dihimpun pihak polisi akan mencari cerita dan menggali motif kejadian pembunuhan ini. Serta diharapkan motif pelaku cepat terungkap," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan Unesa Lidah Wetan, Senin (23/04) pagi, geger. Pasalnya sesosok mayat perempuan ditemukan di jalan setapak sekitar kompleks kampus.aan(ref)
Komentar
Posting Komentar